Pendengar Semarang mengenal stasiun ini lewat campuran lagu lawas Barat era 80–90-an dan tembang nostalgia Indonesia. Segmen-segmen seperti Kilas Jateng, Intermezzo, dan Gita Malam mengisi harinya, memadukan kabar Jawa Tengah dengan musik kenangan. Format adult contemporary-nya menyasar pendengar dewasa yang ingin bernostalgia sambil tetap mengikuti kabar daerah.